1. Retno Budiarti, 2006. Avian influenza (flu burung) dan signifikansi penularannya terhadap manusia. Hang Tuah Medical Journal 4 : 1-6.
2. Sulistiana P, 2006. The effect of vitamin C on the inflammatory process of adjuvant arthritis exposed to cold stress. Hang Tuah Medical Journal 4 : 7-27.
3. Wienta Diarsvitri, et al., 2006. Hubungan indeks masa tubuh dengan diabetes mellitus pada usia 40-65 tahun di dusun Ngandeng, Desa Sidodadi, Lawang, Malang. Hang Tuah Medical Journal 4 : 28-34.
4. Eric Mayo Dagradi, 2006. Oksidatif stres pada penyelaman. Hang Tuah Medical Journal 4 : 34-39.
5. Diah Purwaningsari, 2006. Antrologi dan gizi. Hang Tuah Medical Journal 4 : 40-47.
6. Endah Wahjuningsih, Riami, 2006. Fraktur wajah, suatu anatomi terapan. Hang Tuah Medical Journal 4 : 48-51.
7. S Djoni Husodo, Choesnan Effendy, 2006. Peranan kafein pada kadar glukosa darah. Hang Tuah Medical Journal 4 : 52-57.
8. Prawesty Diah Utami, 2006. Pneumocystis carinii. Hang Tuah Medical Journal 4 : 59-61.
9. Retno Budiarti, R Varidianto Yudo, 2006. Pengaruh pemberian oksigen hiperbarik terhadap pola respon imun tikus yang terinfeksi tuberkulosis. Hang Tuah Medical Journal 4 : 62-71.
10. Doby Indrawan, et al., 2006. Faktor resiko melasma pada akseptor KB hormonal di desa Sidokumpul, Gresik. Hang Tuah Medical Journal 4 : 72-78.
11. H Iswahyudi, 2006. Marfan Syndrome. Hang Tuah Medical Journal 4 : 79-85.
12. Diah Purwaningsari, 2006. Penyakit dalam hubungannya dengan ekologi dan perilaku serta adaptasinya. Hang Tuah Medical Journal 4 : 86-95.
13. Judya Sukmana Sukamto, 2006. Caspase dan apoptosis. Hang Tuah Medical Journal 4 : 96-104.
14. Sulistiana Prabowo, 2006 Heat shock protein (HSP). Hang Tuah Medical Journal 4 : 105-117.
15. Irmawati M.Dikman, 2006. Membran Plasma Dan Beberapa Penyakit Yang Berhubungan Dengannya. Hang Tuah Medical Journal 4 : 119-124.
16. Fitri Handajani, 2006. Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Merah Terhadap Kerusakan Hepar Akibat Induksi Parasetamol Dosis. Hang Tuah Medical Journal 4 : 125-132.
17. Wienta Diarsvitri, 2006. Oksigen Hiperbarik Sebagai Terapi Penunjang Pada Ulkus Diabetikum. Hang Tuah Medical Journal 4 : 133-139.
18. Retno Budiarti, 2006. Entomologi Forensik. Hang Tuah Medical Journal 4 : 140-144.
19. Herin Setianingsih, 2006. Lobus Frontalis Dan Kerusakannya. Hang Tuah Medical Journal 4 : 145-148.
20. Risma, 2006. Giardia Lamblia. Hang Tuah Medical Journal 4 : 145-151.
21. Erina Yatmasari, 2006. Potensi Tanaman Air Tawar Cabomba Sebagai Larvisida Terhadap Larva Aedes aegypti. Hang Tuah Medical Journal 4 : 152-155.
22. R Varidianto Yudo, 2006. Sporothrix Schenckii. Hang Tuah Medical Journal 4 : 156-160.
23. Irwan Setiabudi, 2006. Hepatitis virus. Senat FK UHT.
24. Irwan Setiabudi, 2006. Serum biochemical markers of liver fibrosis. The Indonesian Journal of Gastroenterology and digestive endoscopy, Vol. 7.
25. Irwan Setiabudi, 2006. Imunoserologi penyakit infeksi. Pertemuan Teknisi Lab Jawa Timur di Lab Kesehatan Daerah Jawa Timur.
26. F X Arif Adimoelja, Johannes Soedjono, 2006. Herbals in the treatmentof male sexual dysfunction and male aging. 12th Annual Symposium on Male and Female Sexual Dysfunction. Singapore, 17-18 June 2006.
27. A Wardihan Sinrang, Irawan Yusuf, Ilhamjaya Patellongi, Syakib Bakri, Syariffudin Rauf, FX Arif Adiloelja, 2006. Interaksipolimorfisme gen angiotensin converting enzyme dengan hipertensi terhadap kejadian disfungsi ereksi (Interaction of angiotensin converting enzyme gene polymorphism with hypertensive in erectile dysfunction). APSIR Congress, Cairn, Australia, August 4-8, 2006.
28. A Adimoelja, S Hutama, S Sartono, J Soedjono, 2006. The use and misuse of complementary medicine in sexual dysfunction. 10th Biennial Meeting APSIR. Cairns, Queensland, Australia, 4-8 October 2006.
29. A Adimoelja, S Sartono, 2006. Use and misuse of green pharmacy (Botanical Medicine) in Andrology. 2nd Shanghai, 26-30 October, 2006.
30. Arif Adimoelja, et al., 2006. Minutes of AOFS Executive Committee. Bangkok, 2 November 2006.
31. Arif Adimoelja, 2006. Use of traditional medicine for the aging male. 9th Asia Oceanis Congress of Sexology (AOCS). Bangkok, 1-4 November 2006.
32. Irwan Setiabudi, 2006. Laboratory diagnosis of toxoplasma infection in pregnancy. Simposium Akbar Penyakit Tropik dan Infeksi. Surabaya, 8-9 April 2006.
33. Irwan Setiabudi, 2006. Laboratory diagnosis of hepatitis C. Surabaya, 8-9 April 2006.
34. Irwan Setiabudi, 2006. Laboratory diagnosis of toxoplasma infection in pregnancy. Simposium Akbar Penyakit Tropik dan Infeksi. Surabaya, 8-9 April 2006.
35. Diah P, 2006. Cobalt-60 pada janin mencit (Mus musculus). Aging from basic to clinic. Pertemuan Ilmiah Nasional PAAI 2006. Semarang 19-20 Agustus 2006.
36. Herin S, 2006. Studi Pustaka Lobus Frontalis dan Kerusakannya. Aging from basic to clinic. Pertemuan Ilmiah Nasional PAAI 2006. Semarang 19-20 Agustus 2006.
37. Varidianto Yudho T, 2006. M. Leprae positivity comparison in PCR assay using slit skin smear and blood specimen from new case leprosy patients. National Seminar of Translational Research : “What we have done to more directly connect the basic research to the patient care”
38. Sulistiana Prabowo, Irmawati M. Dikman, 2007. The effects of green tea to malondialdehyde, superoxide dismutase and inflammatory process of adjuvant arthritis. Experimental research in adjuvant arthritis (Animal model for rheumatoid arthritis). The International Conference on Molecular Biology of Life Science, Malang, November 19-21, 2007.
39. Irwan Setiabudi, 2007. Aspek laboratorium penyakit toxoplasma. Pertemuan Teknisi Lab Jawa Timur.
40. Irwan Setiabudi, 2007. Imunostimulator. Surabaya, Simposium Obat Tradisional Fak Farmasi, UWM.
41. Irwan Setiabudi, 2007. Laboratorium Molekuler Hepatitis Virus B kronik. Makassar, Kongres Nasional & Pertemuan Ilmiah Tahunan ke VI PDS Patologi Klinik.
42. Herin Setianingsih, 2007. Open Impression Fracture in Rural Area. Hang Tuah Medical Journal 5 : 1-4.
43. R.Varidianto Yudo T., Myrna Adianti, 2007. Hubungan Titer Pemeriksaan Serologis (ELISA) Antibodi Anti-PGL-1 Dengan Hasil Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Spesimen Darah Penderita Kusta Baru. Hang Tuah Medical Journal 5 : 5-16.
44. Sulistiana Prabowo, 2007. Dasar Emosional Dari Kepercayaan Dan Sikap Serta Aplikasinya Dalam Pelayanan Kesehatan. Hang Tuah Medical Journal 5 : 17-22.
45. Prawesty Diah Utami, 2007. Malaria Di Indonesia. Hang Tuah Medical Journal 5 : 23-31.
46. Dody Taruna, 2007. Cedera Olah Raga : Ankle Sprain. Hang Tuah Medical Journal 5 : 32-42.
47. Prawesty Diah Utami, 2007. Pengendalian Nyamuk Aedes Aegypti Sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue Dengan Insektisida Malathion Dan Temephos. Hang Tuah Medical Journal 5 : 42-52.
48. Retno Budiarti, 2007. Pengaruh Cinnamon Terhadap Kadar Tumor Nekrosis Faktor-A Pada Artritis Ajuvan. Hang Tuah Medical Journal 5 : 53-71.
49. H. Iswahyudi, 2007. Karsinoma Tiroid. Hang Tuah Medical Journal 5 : 72-78.
50. Sulistiana Prabowo, 2007. Dasar Molekuler Apoptosis. Hang Tuah Medical Journal 5 : 79-91.
51. Herin Setianingsih, 2007. Anatomical And Physiological Of Temperament. Hang Tuah Medical Journal 5 : 92-104.
52. H Eric Mayo D K, 2007. Infeksi Akut Saluran Pernapasan Pada Jamaah Haji Indonesia. Hang Tuah Medical Journal 5 : 105-108.
53. Sihning EJT, 2007. Pengaruh Green Tea Terhadap Skala Aktivitas Penyakit Dan Skala Histopatologi Sendi Pada Tikus Dengan Artritis Ajuvan Yang Terpapar Dengan Stresor Dingin. Hang Tuah Medical Journal 5 : 109-135.
54. Irmawati M Dikman, 2007. Familial Hypercholesterolemia ( FH ). Hang Tuah Medical Journal 5 : 136-143.
55. R Varidianto Yudo, 2007. Interaksi Poliovirus-Reseptor. Hang Tuah Medical Journal 5 : 144-149.
56. Retno Budiarti, 2007. Human Papiloma Virus. Hang Tuah Medical Journal 5 : 144-150-155.
57. Eric Mayo Dagradi, 2007. Oksidatif stres pada penyelaman. Bandung, Seminar Nasional Ikatan Ahli Ilmu Faal, 26 Juli 2007.
58. Eric Mayo D Kabat, 2007. Seminar Pengaruh Terapi Shalat Tahajud Terhadap Psikoneuroimunologi Manusia. SKI – BEM Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya.
59. Sulistiana Prabowo, 2008. Major Histocompatibility Complex (MHC). Hang Tuah Medical Journal 6 : 1-12.
60. Herin Setianingsih, 2008. Hubungan Konsumsi Garam Beryodium Terhadap Timbulnya Kasus Gondok Di Wilayah Kerja Puskesmas Nelayan Gresik. Hang Tuah Medical Journal 6 : 13-17.
61. Dody Taruna, 2008. Manula & Olah Raga. Hang Tuah Medical Journal 6 : 18-37.
62. R Varidianto Yudo, 2008. Pemeriksaan Elisa Pada Infeksi Poliovirus. Hang Tuah Medical Journal 6 : 38-39.
63. Erina Yatmasari, 2008. Protozoa Jantung Trypanosoma cruzi. Hang Tuah Medical Journal 6 : 40-42.
64. Herin Setianingsih, 2008. Peranan antropometri dalam dunia kedokteran. Hang Tuah Medical Journal 6 : 43-54.
65. H Iswahyudi, 2008. Pengaruh green tea terhadap gambaran radiologik sendi kaki tikus dengan artritis ajuvan yang terpapar dengan stresor dingin. Hang Tuah Medical Journal 6 : 55-72.
66. R Varidianto Yudo T, 2008. Mycobacterium leprae. Hang Tuah Medical Journal 6 : 73-81.
67. Asami R Kumala, 2008. Hubungan antara gangguan psikis dengan fungsi irama jantung (Psikosomatik). Hang Tuah Medical Journal 6 : 82-87.
68. Adimoelja K, 2008. Anestesi lokal pada bedah kulit. Hang Tuah Medical Journal 6 : 88-95.
69. Prawesty Diah Utami, 2008. Respon imun pada infeksi cacing. Hang Tuah Medical Journal 6 : 96-105.
70. Taruna D, 2008. Growth hormone-leptin dan latihan. Hang Tuah Medical Journal 6 : 106-116.
71. Erina Yatmasari, 2008. Sistiserkosis. Hang Tuah Medical Journal 6 : 117-119.
72. Puji L, Myrtati DA, 2008. Consumption Of Formula Milk Caused Infant's Greater Body Weight And Upper Arm Circumference. Hang Tuah Medical Journal 6 : 120-122.
73. Sulistiana Prabowo, 2008. Autoimunitas Pada Organ Spesifik. Hang Tuah Medical Journal 6 : 123-129.
74. Herin Setianingsih. Membran sel. Hang Tuah Medical Journal 6 : 130-137.
75. H Iswahyudi, 2008. Tumor Tulang Rawan Kondroma. Hang Tuah Medical Journal 6 : 138-140.
76. Irwan Setiabudi, 2008. Vaksinasi hepatitis B – Efektivitas, ketahanan respon imun dan keamanan. Buletin Farmasi Klinik Ubaya.
77. FX Arif Adimoelja, Johannes Soedjono, 2008. Herbal as performance enhancer. Japan-Asian Men’s Health and Aging 2nd Conference. Singapore, 1-3 December 2008.
78. FX Arif Adimoelja, 2008. Cordial closing address for the Xth AOFS and Welcoming AOFS XI. Beijing, 16-20 October 2008.
79. Arif Adimoelja, Johannes Sudjono, 2008. Scientific rationale of aphrodisiac phytopharnaceutics. AOFS X 2008. Beijing, 16-20 October 2008.
80. FX Arif Adimoelja, 2008. Erectile dysfunction (ED), Obesity and the andropause. . AOFS X 2008. Beijing, 16-20 October 2008.
81. Dian Ardiana, 2008. Gonococcal infection in adult. Seminar Management of Sexually Transmitted Infections. Gresik, 29 Nopember 2008.
82. Dian Ardiana, 2008. Recent advances in Psoriasis: Psoriasis & metabolic diseases. Pertemuan Ilmiah Perdoski Cabang Surabaya. Surabaya, 15 Februari 2009.
83. Kristijanto Adimoelja, 2009. Esthetic & Skin Health in Aging Male. Seminar Sehari Kesehatan Pria. Pontianak, 17 Januari 2009.
84. Irmawati M. Dikman, Ika Nur Layly, Aulanni’am, 2007. Pengaruh Green tea terhadap proses keradangan pada artritis ajuvan. Penelitian eksperimental pada artritis ajuvan (Model hewan untuk artritis rematoid). Seminar Nasional Tanaman Obat.
85. Sulistiana Prabowo, Edy Dwi Satriyo, Aulanni’am, 2007. Pengaruh Green tea terhadap kadar malondialdehida dan aktivitas superoksida dismutase pada artritis ajuvan. Penelitian eksperimental pada artritis ajuvan (Model hewan untuk artritis rematoid). Seminar Nasional Tanaman Obat.
MEN’S HEALTH
1. Irwan Setiabudi, 2006. Pemeriksaan laboratorium rutin untuk evaluasi kesehatan pria usia lanjut. Surabaya, Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 1-7.
2. Arif Adimoelja, 2006. Growth hormone replacement therapy as anti-aging treatment : Does it really make sense ? Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 14-19.
3. Pandji Moeljono, 2006. Pria lansia DM dan kualitas hidupnya. Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 85-93.
4. Louis Gooren, Arif Adimoelja, 2006. The roles of sex hormones, respiratory function and sleep disorders in andropause. Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 111-129.
5. Louis Gooren, Arif Adimoelja, 2006. Men’s health, definition, challenges in the aging male. Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 161-177.
6. M Guritno S, 2006. Hyperbaric oxygen therapy for the aging process. Third Intensive Course. Terapi oksigen hiperbarik untuk proses penuaan. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 178.
7. Pandji Moeljono, 2006. Sindrom metabolik dan disfungsi seksual pria. Third Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 179.
8. Arif Adimoelja, 2007. Pengetahuan dasar fungsi testosteron pada kesehatan pria, perilaku seksual dan penuaan. Surabaya, Fourth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 18-23.
9. Pandji Moeljono, 2007. Diabetes, kualitas hidup pada pria lanjut usia. Surabaya, Fourth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 121-129.
10. M. Guritno S, 2007. Terapi Oksigen Hiperbarik untuk proses penuaan. Surabaya, Fourth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 136-140.
11. Louis Gooren, 2007. Men’s health and visceral obesity, testosterone and risk factors. Treat or not to treat. Surabaya, Fourth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 141-151.
12. Irwan Setiabudi, 2007. Pemeriksaan laboratorium rutin untuk evaluasi kesehatan pria lanjut usia. Surabaya, Fourth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 158-163.
13. Arif Adimoelja, 2008. Pengetahuan Dasar fungsi testosteron pada kesehatan pria, perilaku seksual dan penuaan. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 13-16.
14. Irwan Setiabudi, 2008. Pemeriksaan laboratorium untuk kesehatan pria: Pemeriksaan penting sebelum terapi sulih hormon. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 17-22.
15. Farid Saad, 2008. Hormone replacement in the aging male – Testosterone, GH and DHEA. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 87-102.
16. Pandji Moeljono, 2008. Kesehatan pria, diabetes melitus, sindroma metabolik dan pola hidup. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 107-112.
17. M Guritno S, Johannes Soedjono, 2008. Penatalaksanaan dan penanganan oksigen hiperbarik untuk kesehatan pria. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 117-120.
18. Kristianto, 2008. Peremajaan kosmetik untuk pria lanjut. Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 121-140.
19. Arif Adimoelja, 2008. Jamu dan obat penguat untuk pemeliharaan kesehatan seks pria – berguna atau tidak? Surabaya, Fifth Intensive Course. Men’s Health, Reproduction, sex and aging, 151-157.
|